- Advertisement -spot_img
24.6 C
Banjarbaru
BerandaBeritaLangkah Baru! Prabowo Lantik 6 Pejabat, Ini Peran Pentingnya

Langkah Baru! Prabowo Lantik 6 Pejabat, Ini Peran Pentingnya

- Advertisement -spot_img

Kece People, Senin ini, suasana Istana Negara di Jakarta terasa khidmat. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pelantikan sejumlah pejabat strategis. Nama-nama yang dilantik bukan orang sembarangan. Ada Dudung Abdurachman, Muhammad Qodari, Hanif Faisol, Hasan Nasbi, Jumhur Hidayat hingga Abdul Kadir Karding.

Prosesi berjalan formal. Sumpah jabatan diucapkan. Tapi di balik itu, ada pesan yang lebih dalam tentang tanggung jawab besar yang kini mereka emban.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.

Berikut nama pejabat baru reshuffle Kabinet Merah Putih, Senin, 27 April 2026:

  1. Menteri Lingkungan Hidup: Jumhur Hidayat
  2. Wakil Menteri Koordinator bidang Pangan: Hanif Faisol
  3. Kantor Staf Presiden: Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman
  4. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Muhammad Qodari
  5. Penasehat Khusus Presiden bidang Komunikasi: Hasan Nasbi
  6. Kepala Badan Karantina Nasional: Abdul Kadir Karding

Komunikasi Jadi Kunci

Yang menarik, Kece People, perhatian publik langsung tertuju pada sektor komunikasi. Di era sekarang, kebijakan saja tidak cukup—cara menyampaikannya juga menentukan.

Di sinilah peran Hasan Nasbi dan Qodari jadi krusial.

“Supaya pesan-pesan yang ingin diketahui oleh publik itu bisa lebih baik lagi, bisa jauh lebih sampai, dan bisa dipahami oleh masyarakat termasuk juga mungkin nanti dari pemerintah tentu kan harus juga meluruskan hal-hal yang berita-berita, pemahaman, atau informasi yang tidak benar terhadap pemerintah,” ujar Hasan, kepada awak media.

Klik Juga  Hilal Jelang Isbat Ramadan 1447 H: Umur Bulan, Elongasi, dan Ketinggian di Indonesia

Qodari pun tak menutup mata. Tantangannya besar. Apalagi sekarang, media sosial ikut bermain sebagai “aktor baru” dalam arus informasi.

Klik Juga  Teranyar! Penduduk Indonesia Tembus 288 Juta Jiwa, Laki-Laki Lebih Banyak

“Nah ini pekerjaan yang besar, tentunya pekerjaan yang sangat besar ini harus bekerja sama dengan berbagai lembaga, dengan semua K/L (Kementerian/Lembaga) insyaallah, dengan semua stakeholder, terutama dengan teman-teman media yang notabene kalau saya pribadi memang sudah menjadi bagian dari komunitas ini dari sangat-sangat lama,” ujarnya.

“Karena selain media massa, teman-teman yang ada di ruangan ini ada juga yang namanya media sosial. Media sosial pada hari ini juga sebagian berperilaku seperti pers, tetapi dengan regulasi yang mungkin berbeda dengan teman-teman yang ada di pers dan pada titik itu tentu ini suatu tantangan tersendiri,” tambahp Qodari.

Di titik ini, jelas—pemerintah sedang bersiap menghadapi era komunikasi yang jauh lebih kompleks.

Lingkungan Jadi Agenda Serius

Tak berhenti di situ, pelantikan juga menyentuh isu yang makin krusial: lingkungan hidup.

Nama Mohammad Jumhur Hidayat resmi dipercaya mengemban tugas baru. Dan dari pernyataannya, terlihat bahwa pekerjaan sudah menunggu di depan mata.

“Pasti banyak hal yang harus dilakukan yang di depan mata kita. Misalnya sampah, kita juga secara bertahap berarti akan mengikuti global standard, berbagai perjanjian internasional yang akan kita kerjakan itu,” ujarnya.

Namun yang paling menarik, pendekatannya bukan cuma soal kebijakan. Tapi soal kebiasaan.

“Doakan dan bantu saya berkampanye untuk memastikan lingkungan hidup mulai di habit di hati kita, habit of our heart tentang lingkungan hidup. Kalau itu terjadi insyaallah dampaknya akan makin baik ke depan,” tuturnya.

Klik Juga  Mengejutkan Meutya Hafid Sidak Markas Facebook, Instagram, dan WhatsApp di Indonesia

Lebih dari Sekadar Pelantikan

Kece People, kalau dilihat sekilas, ini memang hanya pelantikan pejabat. Tapi kalau ditarik lebih dalam, ada tiga pesan besar yang bisa terasa yaitu pemerintah ingin komunikasi lebih rapi dan tepat sasaran, kemudian kolaborasi lintas lembaga jadi kunci utama, dan isu lingkungan mulai ditempatkan sebagai prioritas nyata

Klik Juga  Bukan Sekadar Logo, Ini Pesan Besar di Balik Hardiknas 2026

Di era sekarang, tantangan bukan cuma bekerja—tapi bagaimana kerja itu dipahami, dipercaya, dan dirasakan oleh masyarakat.

Dan dari Istana hari itu, satu hal terasa jelas bahwa pemerintah sedang menyusun cara baru untuk hadir lebih dekat ke rakyat.

(red)

Facebook Comments Box

Update Berita Banjarbaru gak musti ribet dong? Yuk Kece People, gabung ke channel WhatsApp Banjarbaru Kece untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan. untuk mendapatkan informasi kece yang simpel, bermanfaat dan menyenangkan.

Banjarbaru Kece - Keren dan Cerdas

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img
Facebook Comments Box