- Advertisement -spot_img
24.6 C
Banjarbaru
BerandaEditorialDari Jalanan ke Layar HP: Apakah Suara Gen Z Masih Punya Dampak?

Dari Jalanan ke Layar HP: Apakah Suara Gen Z Masih Punya Dampak?

- Advertisement -spot_img

Kece People, jalanan di kota Samarinda beberapa waktu lalu lagi ramai oleh suara mahasiswa. Spanduk terbentang, orasi menggema, tuntutan disuarakan. Tapi di saat yang sama, di layar HP kita, FYP tetap jalan seperti biasa. Scroll, like, lanjut.

Nah, di titik ini muncul satu pertanyaan, apakah Gen Z hari ini masih benar-benar peduli politik… atau cuma jadi penonton?

Gelombang aksi mahasiswa di Samarinda, mengangkat isu pengawasan pemerintah dan kebijakan publik. Tapi di balik itu, ada cerita lain yang nggak kalah penting—bagaimana sebenarnya sikap Gen Z terhadap politik hari ini?

Di satu sisi, mahasiswa turun ke jalan. Mereka bawa tuntutan, menyuarakan keresahan, dan mencoba jadi “rem” bagi kebijakan yang dianggap melenceng.

Di sisi lain, banyak juga anak muda yang memilih diam. Bukan karena nggak tahu, tapi mungkin merasa jauh dari isu, atau bahkan lelah dengan dinamika politik yang terasa ribet dan penuh konflik.

Fenomena ini terasa banget, Kece People. Antara idealisme dan realita, banyak yang akhirnya berdiri di tengah—nggak sepenuhnya apatis, tapi juga nggak cukup berani untuk bersuara.

Turun demo ke jalanan bukan soal suka, tapi karena memang harus bersuara, namun di sisi lain ada yang bersuara pelan, bahwa mereka peduli tapi lebih nyaman nyuarain lewat media sosial dari pada turun langsung.

Nah Kece People, kalau ditarik ke Banjarbaru, situasinya jadi makin menarik.

Klik Juga  Renungan dari ruang Redaksi: Menjelang 10 Hari Kedua Ramadan, Saatnya Evaluasi, Masihkah Kita Setulus Awal?

Di kafe-kafe, di kampus, di tongkrongan, obrolan politik sebenarnya ada. Tapi sering kali mungkin cuma lewat, atau kalah sama bersaing dengan bahasan lifestyle, karier, atau bahkan konten viral.

Bukan berarti nggak peduli. Tapi cara pedulinya mungkin berubah.

Dulu, suara lantang ada di jalan. Sekarang, suara itu bisa muncul di story, tiktok, instagram, X, atau di ruang komentar.

Klik Juga  Anak Muda Banjarbaru, Penonton atau Pemain?

Pertanyaannya, cukup nggak sih?

Fenomena ini nunjukin pergeseran besar.

Gen Z bukan generasi yang apatis. Mereka tetap peduli. Tapi mereka juga generasi yang kritis—memilih kapan harus bersuara, dan bagaimana cara bersuara.

Masalahnya, ketika terlalu banyak yang memilih diam atau “aman”, suara yang benar-benar ingin perubahan bisa tenggelam.

Dan di situlah dilema muncul, antara idealisme yang ingin diperjuangkan, dan kenyamanan yang sulit ditinggalkan.

Jadi, Kece People…

Kalau hari ini mahasiswa masih turun ke jalan, dan sebagian Gen Z memilih bersuara dari balik layar.

Kamu ada di posisi yang mana?

Karena satu hal yang pasti—perubahan nggak pernah datang dari yang cuma diam.

(abe/red)

Facebook Comments Box

Update Berita Banjarbaru gak musti ribet dong? Yuk Kece People, gabung ke channel WhatsApp Banjarbaru Kece untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan. untuk mendapatkan informasi kece yang simpel, bermanfaat dan menyenangkan.

Banjarbaru Kece - Keren dan Cerdas

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img
Facebook Comments Box