Kece People, jujur aja deh, siapa di sini kalau sudah masuk waktu sore Ramadan otomatis jadi manusia rebahan sambil pegang HP lalu bilang dalam hati “cuma lihat bentar” tapi tahu-tahu sudah setengah jam berlalu dan azan Magrib belum juga terdengar sementara jempol masih lincah scroll dari satu video ke video lain seolah dengan begitu waktu berbuka bisa terasa lebih cepat padahal yang sebenarnya terjadi adalah kita lagi diuji bukan cuma soal lapar tapi soal kontrol diri di detik-detik paling krusial menjelang Magrib.
Minggu siang Ramadan itu vibes-nya beda karena dari pagi mungkin masih semangat ibadah masih produktif masih bisa tahan distraksi tapi makin sore energi makin drop kepala mulai terasa ringan perut makin kosong dan konten di timeline terasa makin menarik entah itu video takjil yang bikin ngiler diskon buka puasa yang bikin kalap atau konten hiburan yang katanya cuma satu menit tapi nyatanya bikin lupa waktu sehingga tanpa sadar momen menjelang berbuka yang seharusnya jadi waktu paling tenang malah berubah jadi sesi scroll tanpa arah.
Padahal kalau dipikir-pikir lagi momen nunggui azan Magrib itu sebenarnya waktu yang sakral karena di situlah doa-doa sering terasa lebih tulus hati lebih lembut dan pikiran lebih jujur ke diri sendiri tentang bagaimana kualitas puasa hari ini apakah sudah maksimal atau masih setengah-setengah dan justru di jam rawan seperti inilah kita punya kesempatan besar untuk upgrade diri walaupun cuma dengan hal kecil seperti berhenti scroll sebentar tarik napas lalu ingat lagi niat awal kenapa kita menjalani Ramadan.
Rebahan itu tidak dosa dan main media sosial juga bukan kejahatan tapi yang jadi pertanyaan sederhana adalah apakah kita mengendalikan scroll atau scroll yang mengendalikan kita karena Ramadan bukan cuma tentang menahan makan dan minum tapi tentang melatih disiplin terhadap hal-hal kecil yang sering kita anggap sepele dan kalau di sepuluh menit terakhir sebelum Magrib saja kita sudah kalah oleh distraksi kecil maka wajar kalau kualitas puasa terasa biasa saja tanpa makna yang dalam.
Jadi nanti saat nunggui azan Magrib coba deh tanya ke diri sendiri scroll apa hari ini apakah sekadar hiburan atau ada juga konten yang bikin hati lebih adem dan kalau ternyata kebanyakan cuma lewat begitu saja masih ada waktu untuk berubah karena azan belum berkumandang dan Ramadan selalu kasih ruang untuk jadi lebih baik bahkan di menit-menit terakhir sebelum berbuka.




