Kece People, isu perihal pemidanaan terhadap Program Makan Bergizi Gratis di media sosial sempat bikin geger jagat maya. Beredar kabar kalau masyarakat bisa dipidana hanya karena mengunggah menu MBG ke medsos. Waduh, betul kah?
Ternyata tidak begitu ceritanya.
Badan Gizi Nasional (BGN) melalui kepalanya, Dadan Hindayana, langsung buka suara. Ia menegaskan tidak pernah melarang siapa pun, termasuk orang tua siswa, untuk mengunggah menu MBG ke media sosial.
Klarifikasi ini muncul setelah beredarnya narasi yang menyebut BGN akan memidanakan masyarakat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jika memposting menu tersebut.
Dadan memastikan, informasi itu bukan berasal dari pernyataannya maupun kebijakan resmi lembaga.
“Saya malah senang setiap orang memposting menu MBG di media sosial, karena itu bagian dari pengawasan bersama,” ujar Dadan dalam keterangannya, Selasa, 3 Maret 2026.
Transparansi Justru Dibutuhkan
Kece People, alih-alih melarang, Dadan justru melihat unggahan masyarakat sebagai bentuk partisipasi publik. Menurutnya, dokumentasi menu yang diterima siswa dapat membantu BGN pusat memantau kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Baginya, transparansi adalah kunci menjaga mutu program tetap on track.
“Unggahan masyarakat memudahkan kami di BGN pusat untuk melihat kualitas layanan SPPG. Itu menjadi masukan langsung bagi kami untuk evaluasi,” tegasnya.
Artinya, setiap foto menu yang dibagikan orang tua bukan ancaman, tapi justru bahan evaluasi. Ibarat kata orang Melayu, makin banyak mata yang melihat, makin kecil celah yang terlewat.
Isu UU ITE Dinilai Salah Kaprah
Dadan juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengancam pemidanaan terhadap siapa pun yang membagikan informasi soal MBG.
“Jadi saya pribadi tidak pernah bicara seperti itu. Tidak ada kebijakan BGN yang melarang masyarakat memposting menu MBG,” kata Dadan.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada potongan informasi yang tidak jelas sumbernya. Di era digital, satu kalimat bisa dipelintir jadi narasi yang bikin gaduh.
Publik Diminta Tetap Kritis
Kece People, dalam situasi seperti ini, penting bagi kita untuk cek dan ricek sebelum ikut menyebarkan kabar. Program MBG sendiri bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi siswa, sehingga pengawasan publik justru menjadi elemen penting dalam menjaga kualitasnya.
Jadi kalau ada yang bertanya, “Upload menu MBG bisa dipidana?”
Jawabannya: tidak ada kebijakan seperti itu dari BGN.
Transparansi bukan musuh. Justru itu pondasi akuntabilitas.




