Kece People, bukankah Ramadhan memang momen paling pas untuk mulai hijrah, pelan-pelan tapi konsisten?
Hijrah bukan soal langsung jadi sempurna. Bukan juga soal mendadak berubah drastis. Hijrah itu proses. Pelan tapi pasti. Kaya urang Banjar bilang, “asal istiqamah, insyaAllah kawa.”
Nah, kalau Ramadhan 2026 ingin kamu jadikan titik balik, ini 7 amalan yang bisa langsung kamu mulai.
1. Perbaiki Shalat, Jangan Cuma Tepat Waktu
Shalat bukan sekadar kewajiban, tapi tempat pulang paling tenang. Mulai dari memperbaiki bacaan, memperpanjang sujud, sampai benar-benar hadirkan hati.
Kadang yang kita butuhkan bukan motivasi, tapi sujud yang lebih lama.
2. Target Tilawah Harian
Tak perlu langsung khatam berkali-kali. Mulai realistis saja. Satu juz sehari atau beberapa halaman rutin.
Yang penting konsisten. Karena Al-Qur’an bukan untuk dikejar cepat, tapi untuk dipahami perlahan.
3. Sedekah Diam-Diam
Coba rasakan nikmatnya berbagi tanpa diketahui orang lain. Transfer kecil ke yang membutuhkan. Belikan makanan untuk orang berbuka.
Sedekah itu bukan soal nominal, tapi keikhlasan.
4. Detoks Media Sosial
Ramadhan sering kali malah ramai drama timeline. Coba kurangi scrolling tak penting. Ganti dengan kajian online atau konten positif.
Hijrah juga berarti menjaga mata dan hati.
5. Bangun untuk Qiyamul Lail
Tak harus lama. Dua rakaat sebelum sahur pun sudah luar biasa.
Di sepertiga malam, doa lebih dekat ke langit.
6. Perbaiki Hubungan yang Retak
Ramadhan adalah bulan maaf. Hubungi orang yang lama tak disapa. Selesaikan salah paham.
Kadang hijrah terbesar bukan pada diri sendiri, tapi pada cara kita memperlakukan orang lain.
7. Dekatkan Diri ke Masjid
Kalau memungkinkan, maksimalkan tarawih berjamaah. Suasana Ramadhan di masjid selalu punya rasa berbeda—lebih hangat, lebih hidup.
Di Banjarbaru, suasana Ramadhan biasanya terasa syahdu di sekitar Masjid Agung Al-Munawwarah yang selalu ramai saat tarawih pertama. Penuh senyum, penuh harap.
Hijrah Itu Soal Konsistensi
Kece People, Ramadhan 2026 bisa jadi momentum hijrah terbaik dalam hidupmu. Tapi ingat, hijrah bukan soal terlihat alim. Bukan soal pengakuan orang.
Hijrah itu soal hubunganmu dengan Tuhan.
Mulai saja dulu. Jangan tunggu sempurna. Karena sering kali, perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang berani.
Ramadhan tinggal menghitung waktu.
Sudah siap jadi versi terbaik dirimu, Kece People?




