- Advertisement -spot_img
27 C
Banjarbaru
BerandaBerita KalselBanjarmasinNayaka Foundation Tembus Tim Nasional! Ini Perannya di Sungai Barito

Nayaka Foundation Tembus Tim Nasional! Ini Perannya di Sungai Barito

- Advertisement -spot_img

Kece People, Nayaka Foundation kini jadi perhatian setelah dipercaya masuk dalam tim strategis pengelolaan sumber daya air Sungai Barito, langkah ini langsung mengangkat perannya ke level nasional. Gimana nggak, organisasi ini resmi masuk dalam tim strategis yang bakal ikut menentukan arah pengelolaan air di salah satu wilayah sungai terbesar di Kalimantan.

Langkah ini bukan sekadar prestasi, tapi juga amanah besar.

Setelah melewati proses seleksi sejak Oktober 2025, Nayaka Foundation akhirnya resmi menjadi bagian dari Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Barito.

Perwakilan yang dipercaya adalah Yamadipati Eka Prasetya, yang masuk dari unsur non-pemerintah.

Penetapan ini berdasarkan keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 603/KPTS/Mn/2026—yang jadi dasar kuat pembentukan kelembagaan pengelolaan sumber daya air di wilayah strategis nasional.

Kece People, Wilayah Sungai Barito bukan sungai biasa. Ini wilayah lintas provinsi yang jadi urat nadi kehidupan—dari hulu sampai hilir.

Makanya, pengelolaannya nggak bisa sembarangan. Harus ada koordinasi lintas sektor, lintas wilayah, dan tentu saja… lintas kepentingan.

Di sinilah peran TKPSDA jadi penting banget.

Dalam pernyataannya, Yamadipati menegaskan bahwa posisi ini bukan sekadar representasi organisasi, tapi tanggung jawab bersama.

“Kepercayaan ini adalah tanggung jawab bersama. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, komunitas, akademisi, pemerintah daerah, hingga jejaring masyarakat sipil yang selama ini berjalan bersama kami. Keterlibatan di TKPSDA menjadi ruang strategis untuk memastikan bahwa suara masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam setiap pengambilan kebijakan,” ujar Yamadipati.

Klik Juga  Keren Banget! Banjarbaru Sabet 2 Award HAN 2025 Kalsel Sekaligus

Ke depan, Nayaka Foundation bakal fokus pada:

  • Pengelolaan air berbasis data
  • Kolaborasi lintas sektor
  • Konservasi ekosistem
  • Adaptasi terhadap perubahan iklim

Semua ini diarahkan untuk menjaga keberlanjutan daerah aliran sungai (DAS) Barito—mulai dari hulu, tengah, sampai hilir.

Klik Juga  Ngepod Jadi Tren Wanita? Ini Kisah Nyata di Balik Asap yang Tak Terlihat

Mulai dari menjaga hutan di hulu, mengatur pemanfaatan di tengah, sampai mencegah banjir dan kekeringan di hilir.

Lengkap, menyeluruh, dan jelas nggak bisa dikerjakan sendiri.

Dari Top-Down ke Kolaborasi

Masuknya unsur non-pemerintah seperti Nayaka Foundation jadi sinyal penting terhadap pengelolaan sumber daya air kini nggak lagi sepenuhnya top-down.

Tapi lebih partisipatif. Lebih adaptif. Lebih dekat dengan realita lapangan.

Dan ini penting banget, apalagi di tengah isu krisis air dan perubahan iklim yang makin kompleks.

Penunjukan ini bukan cuma tentang satu organisasi. Ini tentang arah baru—bahwa kolaborasi jadi kunci.

Dari pemerintah, dunia usaha, sampai masyarakat sipil… semua harus jalan bareng.

Karena pada akhirnya, Sungai Barito bukan cuma aliran air. Tapi sumber kehidupan.

Dan menjaganya? Itu tugas kita bersama.

(red)

Facebook Comments Box

Update Berita Banjarbaru gak musti ribet dong? Yuk Kece People, gabung ke channel WhatsApp Banjarbaru Kece untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan. untuk mendapatkan informasi kece yang simpel, bermanfaat dan menyenangkan.

Banjarbaru Kece - Keren dan Cerdas

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img
Facebook Comments Box