Kece People, kabar segar nih buat kamu yang doyan suasana santai tapi tetap sehat.
Program Car Free Day (CFD) alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor Banjarbaru di Jalan Panglima Batur resmi bakal dimulai, seiring diberlakukannya Perwali Nomor 5 Tahun 2026. Artinya, CFD ini siap jadi ruang publik yang bikin Minggu pagi kamu lebih hidup.
Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Perhubungan memastikan, program ini akan mulai berjalan 12 April 2026. Lokasinya pun bukan sembarangan—langsung mengambil salah satu ruas strategis kota.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), Adi Royan, menyebut kebijakan ini sudah memiliki dasar hukum yang jelas.
“Kami dari dinas perhubungan Kota banjarbaru dalam waktu dekat akan melaksanakan perwali nomor 5 2026 tentang car free day,” ungkapnya.
Dalam implementasinya nanti, CFD akan membentang sepanjang 1,7 kilometer di Jalan Panglima Batur. Jalur ini dimulai dari U-Turn depan Kantor PLN Kalimantan Selatan Tengah hingga ke U-Turn depan Twincom Banjarbaru.
“Insya Allah tanggal 12/04/2026 kami akan memulai program car free day… menempati ruas Jalan panglima batur sepanjang 1,7km,” terangnya.
Namun menariknya, konsep yang diusung tidak sepenuhnya “menutup total” akses warga. Pemerintah tetap memberikan ruang fleksibilitas.
“Namun masih ada beberapa ruas yang diperkenankan masyarakat untuk melakukan crossing,” demikian disampaikan Adi Royan.
Jadi Kece People, CFD itu sebenarnya adalah penutupan sementara ruas jalan utama dari kendaraan bermotor, biasanya digelar tiap Minggu pagi. Jalan yang biasanya penuh mobil dan motor, tiba-tiba berubah jadi ruang publik yang hidup—tempat orang-orang bebas bergerak tanpa polusi dan kebisingan.
Artinya, kita tetap bisa beraktivitas tanpa harus merasa “terjebak” dengan penutupan jalan. Ini jadi keseimbangan antara ruang publik dan kebutuhan mobilitas warga.
Kalau dipikir-pikir, ini bukan sekadar program penutupan jalan. Ini tentang bagaimana kota mulai berubah wajah—dari yang penuh kendaraan, jadi ruang interaksi manusia.




