- Advertisement -spot_img
33 C
Banjarbaru
BerandaBanjarbaruKomite Ekonomi Kreatif Banjarbaru Siap Bikin UMKM dan Kreator Naik Level?

Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru Siap Bikin UMKM dan Kreator Naik Level?

- Advertisement -spot_img

Kece People, beberapa tahun terakhir, geliat UMKM, kuliner, kriya, fashion, sampai digital kreatif di Banjarbaru makin terasa. Event tumbuh, komunitas hidup, anak muda makin kreatif. Tapi satu hal yang disadari bahwa potensi besar ini perlu “rumah besar” agar tidak jalan sendiri-sendiri.

Nah, mungkin di situlah titik lahirnya Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru.

Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif ini sendiri diamanahkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. Artinya, ini bukan sekadar wacana politik. Ini mandat hukum. Ini strategi jangka panjang untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung pertumbuhan Kota Idaman.

Macam urang Banjar memadah akan, “jangan bisa meunjun, siapkan jua wadah lawan jaring” artinya kurang lebih “jangan cuma pandai memancing, tapi siapkan jua danau dan jalanya.”

Dilantik secara resmi, jajaran Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby di Aula Gawi Seberataan, pada Kamis (22/01/2026) lalu, hal tersebut sebagai isyarat sebuah penanda pesan bahwa ekonomi kreatif tidak lagi jadi pelengkap, tapi sudah naik pangkat jadi prioritas.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Banjarbaru mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik pada hari ini,” kata Erna Lisa Halaby kala itu.

“Kami percaya bahwa saudara-saudara mampu menjadi mesin penggerak bagi inovasi ekonomi kreatif Kota Banjarbaru. Oleh karena itu tolong jalankan amanah ini sebaik-baiknya,” timpalnya.

Klik Juga  Anak Muda Banjarbaru Wajib Ikut! Festival Film 2026 Bawa Kuliner Lokal Go Global

Jadi jelas pesan orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, Komite Ekonomi Kreatif harus jadi mesin. Mesin inovasi. Mesin kolaborasi. Mesin pertumbuhan ekonomi.

Namun dibalik itu tanpa koordinasi, pelaku kreatif bisa jalan sendiri-sendiri. Tanpa fasilitasi, UMKM sulit naik kelas. Tanpa jejaring, produk lokal susah tembus pasar lebih luas.

Klik Juga  Inspiratif! Dari Rumah Sederhana, RaayFariz.id Tembus Pesanan Luar Pulau

“Kepercayaan Ibu Wali Kota Banjarbaru bukan hanya sebuah mandat tetapi juga tanggung jawab moral bagaimana KEK Banjarbaru memastikan ekonomi kreatif di Banjarbaru tumbuh sebagai gerakan nyata, produktif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” jawab Ketua Umum Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru, Riandy Hidayat saat itu.

“Tugas Komite Ekraf Banjarbaru yaitu melakukan kordinasi, fasilitasasi, sinkronisasi kebijakan, penguatan ekosistem serta pengembangan jejaring ekonomi kreatif di daerah, dengan kata lain Komite Ekraf Banjarbaru hadir untuk memastikan bahwa kreatifitas warga tidak berjalan sendiri tapi terhubung, diperkuat dan diberi ruang untuk bertumbuh yang berkelanjutan,” ujar Riandy Hidayat panjang lebar menjelaskan.

Jadi, Komite Ekonomi Kreatif ini bukan cuma organisasi. Ini simpul. Ini jembatan. Ini penguat ekosistem.

Keseriusan ini makin terasa ketika Erna Lisa Halaby mendampingi Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru melakukan audiensi ke Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan diterima langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, di Jakarta.

“Banjarbaru memiliki sumber daya kreatif yang kuat. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru, kami ingin mendorong lahirnya pelaku-pelaku kreatif yang berdaya saing serta mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” ujar Erna Lisa Halaby pada pertemuan itu.

Klik Juga  Alarm Anak Muda Banua! Data BRIDA: Pengangguran Pemuda Banjarmasin 15,43%, NEET Kotabaru 29,95%

“Kementerian Ekonomi Kreatif siap memberikan dukungan melalui kebijakan, pendampingan program, serta fasilitasi jejaring nasional bagi para pelaku ekonomi kreatif di daerah,” jawab Teuku Riefky.

Kece People, ini sinyal kuat. Banjarbaru tidak mau jadi penonton dalam peta ekonomi kreatif nasional. Kota ini mau jadi pemain.

Adapun fokus pengembangan diarahkan ke potensi lokal, terutama di wilayah Liang Anggang dan Cempaka. Kelurahan kreatif didorong untuk benar-benar menggali identitas masing-masing.

Klik Juga  Festival Film Siswa dan Santri 2026: Rasa Dimasak, Cerita Hidup di Layar

“Untuk kelurahan yang dicanangkan, silahkan pihak-pihak terkait untuk saling bekerja sama untuk pengembangan potensi ekonomi lokal yang dimiliki diwilayahnya masing-masing, dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional,” tandas Riandy Hidayat.

Kalau kolaborasi jalan, ekosistem kuat, dukungan pusat solid — bukan mustahil Banjarbaru bisa jadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan.

Pesanan orang tuha bahari, “yang kecil jangan diremehkan, yang besar jangan ditakuti.”

Sekarang pertanyaannya, Kece People…
Sudah siap jadi bagian dari gelombang ekonomi kreatif Banjarbaru?

(Abe)

Facebook Comments Box

Update Berita Banjarbaru gak musti ribet dong? Yuk Kece People, gabung ke channel WhatsApp Banjarbaru Kece untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan. untuk mendapatkan informasi kece yang simpel, bermanfaat dan menyenangkan.

Banjarbaru Kece - Keren dan Cerdas

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img
Facebook Comments Box