- Advertisement -spot_img
34 C
Banjarbaru
BerandaSmart Kece6 Tanda Stroke yang Sering Diabaikan, Dokter Spesialis Neurologi Bilang Jangan Cuek

6 Tanda Stroke yang Sering Diabaikan, Dokter Spesialis Neurologi Bilang Jangan Cuek

- Advertisement -spot_img

Kece People, 6 tanda stroke bisa muncul tiba-tiba dan mengubah kehidupan seseorang hanya dalam waktu singkat. Stroke tidak melulu menjadi ancaman bagi lansia, tetapi juga bisa menyerang usia produktif. Karena itu, stroke, dokter RSBT, hingga pentingnya mengenali slogan SEGERA KE RS dan menerapkan pola hidup CERDIK menjadi hal yang patut diketahui masyarakat.

Bayangkan seseorang yang beberapa menit sebelumnya masih bisa berjalan, berbicara dan beraktivitas seperti biasa. Tiba-tiba senyumnya berubah tidak simetris, tangannya melemah atau bicaranya mendadak pelo. Dalam situasi seperti ini, menunggu keadaan membaik bukan pilihan yang aman.

Spesialis Neurologi RSBT Pangkalpinang, dr. Ardy Oktaviandi, Sp.N, mengingatkan bahwa stroke merupakan kondisi serius yang membutuhkan pertolongan medis sesegera mungkin.

Stroke terjadi ketika aliran darah menuju bagian tertentu di otak mengalami gangguan. Penyebabnya dapat berupa penyumbatan pembuluh darah maupun pecahnya pembuluh darah di otak.

Apa pun penyebabnya, situasi tersebut merupakan kondisi darurat. Otak membutuhkan pasokan oksigen dan nutrisi secara terus-menerus sehingga keterlambatan penanganan dapat memperbesar risiko kerusakan jaringan otak.

Dalam dunia penanganan stroke dikenal prinsip “Time is brain”. Sederhananya, semakin lama pertolongan tertunda, semakin besar pula risiko kerusakan otak dan kecacatan yang menetap.

Stroke Bukan Cuma Urusan Orang Tua

Ada anggapan bahwa stroke adalah penyakit yang hanya perlu dikhawatirkan ketika usia sudah lanjut. Padahal, faktor risikonya dapat muncul jauh lebih awal.

Tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, obesitas, kurang bergerak, pola makan yang tidak sehat hingga gangguan irama jantung tertentu merupakan sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko stroke.

Dampaknya pun bukan perkara kecil.

Seseorang yang terkena stroke dapat mengalami kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, gangguan menelan, masalah keseimbangan hingga gangguan kemampuan berpikir.

Klik Juga  Nggak Lapor Pajak Bertahun-Tahun? Masalahnya Bukan Sekarang, Tapi Nanti

Hal-hal sederhana yang sebelumnya dilakukan tanpa berpikir panjang—berjalan, makan, mandi bahkan berbicara dengan keluarga—dapat berubah menjadi aktivitas yang membutuhkan bantuan.

Klik Juga  Dari Deep Learning hingga 3M: 5 Pesan Kuat Abdul Mu’ti di Hari Pendidikan Nasional 2026

Di titik inilah stroke bukan lagi hanya menjadi persoalan pasien. Ketika kemampuan bekerja terganggu atau pasien membutuhkan perawatan dalam jangka panjang, keluarga pun ikut merasakan dampaknya, baik secara sosial maupun ekonomi.

Ingat 6 Tanda Stroke: “SEGERA KE RS”

Kece People, mengenali tanda stroke bisa menjadi bekal penting ketika menghadapi kondisi darurat. Salah satu cara yang diperkenalkan Kementerian Kesehatan RI adalah slogan “SEGERA KE RS”.

SE — Senyum tidak simetris. Ketika diminta tersenyum, salah satu sisi wajah dapat terlihat turun atau tidak bergerak seperti biasanya.

GE — Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba. Salah satu lengan atau tungkai mendadak terasa berat, lemah atau bahkan tidak bisa digerakkan.

RA — Bicara pelo atau sulit berbicara. Pasien dapat mengalami kesulitan mengucapkan kata-kata maupun memahami perkataan.

KE — Kebas atau baal pada separuh tubuh. Rasa kebas atau kesemutan bisa muncul secara tiba-tiba pada wajah, lengan atau tungkai di salah satu sisi tubuh.

R — Rabun atau pandangan kabur secara tiba-tiba. Gangguan penglihatan dapat terjadi pada salah satu maupun kedua mata.

S — Sakit kepala hebat atau gangguan keseimbangan. Tandanya dapat berupa sakit kepala mendadak yang sangat berat, pusing atau kehilangan keseimbangan.

Kalau salah satu atau beberapa tanda tersebut muncul, jangan menunggu dengan harapan gejalanya akan hilang sendiri.

Pasien perlu segera dibawa ke rumah sakit. Waktu pertama kali gejala muncul juga penting untuk dicatat karena dapat membantu dokter menentukan langkah penanganan.

Yang juga perlu diingat, jangan mengulur waktu dengan mencoba menangani stroke akut menggunakan pijat, tusuk jarum atau pengobatan sendiri yang belum terbukti.

Klik Juga  Wow! 3 Produk UMKM Banjarbaru Bikin Trade Expo Indonesia 2025 ICE BSD Heboh

Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab keluhan, memastikan jenis stroke dan menentukan terapi yang tepat.

Klik Juga  Teranyar! Penduduk Indonesia Tembus 288 Juta Jiwa, Laki-Laki Lebih Banyak

Sebelum Diserang, Lawan dengan “CERDIK”

Kalau SEGERA KE RS menjadi pegangan ketika gejala muncul, maka CERDIK bisa menjadi pengingat sebelum masalah datang.

Konsep ini mengajak masyarakat membangun kebiasaan sehat sejak masih merasa baik-baik saja.

C — Cek kesehatan secara berkala. Tekanan darah, gula darah, kolesterol, berat badan dan faktor risiko lainnya perlu diperiksa secara berkala.

E — Enyahkan asap rokok. Berhenti merokok dapat membantu menurunkan risiko penyakit pembuluh darah, termasuk stroke.

R — Rajin aktivitas fisik. Olahraga dan aktivitas fisik rutin membantu menjaga berat badan, tekanan darah, gula darah serta kesehatan jantung.

D — Diet sehat dengan kalori seimbang. Sayur dan buah dapat diperbanyak, sementara konsumsi gula, garam, lemak berlebih dan makanan ultra-proses perlu dibatasi.

I — Istirahat cukup. Tidur dan istirahat yang baik menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat.

K — Kelola stres. Stres dapat dikelola melalui aktivitas sehat, rekreasi, komunikasi dengan orang terdekat maupun bantuan profesional apabila diperlukan.

Bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi atau penyakit jantung, pemeriksaan dan pengobatan rutin sesuai anjuran dokter juga penting.

Obat yang telah diresepkan dokter sebaiknya tidak dihentikan hanya karena tubuh sudah terasa sehat. Konsultasi terlebih dahulu sebelum mengubah atau menghentikan pengobatan.

Jangan Kasih Stroke Kesempatan

Stroke memang bisa datang tanpa banyak basa-basi. Dalam hitungan menit, kemampuan seseorang dapat berubah dan keluarga bisa tiba-tiba berada dalam situasi yang tidak pernah mereka bayangkan.

Namun, bukan berarti semua risiko harus diterima begitu saja.

Mengenali faktor risiko, menjaga pola hidup dan melakukan pemeriksaan kesehatan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga diri sebelum serangan terjadi. Sementara ketika gejala muncul, mengenali SEGERA KE RS dapat membantu masyarakat tidak kehilangan waktu berharga.

Klik Juga  Bangga Pol! Pendulangan Intan Pumpung Go Internasional Lewat Festival Budaya

Pesannya sederhana, Kece People, jangan menunggu kondisi memburuk baru bertindak.

Klik Juga  SPT 2025 Mau Diperpanjang? Ini Syarat Lapor via Coretax yang Wajib Kamu Tahu

Kenali perubahan pada tubuh. Kalau tanda-tanda stroke muncul, segera cari pertolongan medis. Sebab dalam menghadapi stroke, waktu bukan sekadar angka di jam—waktu bisa menentukan seberapa besar bagian otak yang masih dapat diselamatkan.

(red)

Facebook Comments Box

Update Berita Banjarbaru gak musti ribet dong? Yuk Kece People, gabung ke channel WhatsApp Banjarbaru Kece untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan. untuk mendapatkan informasi kece yang simpel, bermanfaat dan menyenangkan.

Banjarbaru Kece - Keren dan Cerdas

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img
Facebook Comments Box