Kece People, suasana mudik itu selalu punya cerita. Dari wajah-wajah lelah yang penuh harap, sampai pelukan hangat saat akhirnya bisa pulang ke kampung halaman. Tahun 2026 ini, cerita itu terasa makin ramai—dan makin hidup.
Di pelabuhan-pelabuhan seluruh Indonesia, gelombang manusia datang silih berganti. Tas besar, koper, dan kantong oleh-oleh jadi pemandangan yang gak pernah putus. Tapi di balik hiruk pikuk itu, ada satu kabar yang cukup bikin lega: semuanya berjalan lancar.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) alias Pelindo mencatat, sejak H-15 sampai H+15 Lebaran, total pergerakan penumpang mencapai 2,6 juta orang. Angka ini naik sekitar 14,14 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dan yang menarik, hampir setengahnya datang dari arus balik.
Arus Balik Lebih Padat, Tapi Tetap Terkendali
Dari total tersebut, sekitar 1,3 juta orang merupakan penumpang arus balik. Artinya, setelah momen Lebaran usai, gelombang perjalanan kembali ke kota juga sama padatnya.
Tapi Kece People, yang patut diapresiasi adalah—di tengah lonjakan itu, operasional tetap berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Kami bersyukur rangkaian arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. Kenaikan jumlah penumpang sebesar 14,14 persen mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pelindo. Hal ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim di lapangan serta sinergi yang solid dengan para pemangku kepentingan,” ujar Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin.
Lonjakan Signifikan di Berbagai Daerah
Peningkatan ini bukan cuma angka nasional, tapi juga terasa di berbagai daerah.
Di Tanjung Balai Karimun, jumlah penumpang melonjak drastis—dari sekitar 149 ribu menjadi lebih dari 268 ribu orang. Sementara di sektor kendaraan, Pelabuhan Tanjung Wangi juga mencatat kenaikan signifikan.
Lonjakan ini jadi bukti bahwa transportasi laut masih jadi pilihan utama banyak masyarakat—terutama untuk perjalanan antarpulau.
Pengalaman Pemudik: Lebih Nyaman, Lebih Tertib
Di balik angka-angka itu, ada pengalaman nyata dari para pemudik.
“Pelayanannya sangat baik dan tertib. Petugas sigap membantu, fasilitas bersih dan nyaman. Proses naik kapal jadi lebih cepat dan teratur,” ungkap Andi, yang merasakan langsung pelayanan di pelabuhan.
Testimoni seperti ini jadi gambaran bahwa perubahan memang terasa—bukan cuma di laporan, tapi juga di lapangan.
Persiapan Matang Jadi Kunci
Kece People, kelancaran ini tentu bukan kebetulan.
Sebelum musim mudik dimulai, Pelindo sudah melakukan berbagai persiapan diantaranya sebanyak 63 terminal penumpang dibenahi lalu sistem pengamanan ditingkatkan, dan pelabuhan alternatif seperti Ciwandan dioptimalkan untuk mengurai kepadatan
Semua dilakukan demi satu tujuan, memastikan perjalanan masyarakat tetap nyaman dan aman.
Lebih dari Sekadar Perjalanan
Mudik bukan cuma soal berpindah tempat. Ini soal rindu, keluarga, dan momen yang ditunggu setahun sekali.
Dan ketika jutaan orang bisa pulang dengan aman dan kembali dengan lancar, di situlah perjalanan itu terasa lengkap.
“Keberhasilan pelayanan periode ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Pelindo berkomitmen melanjutkan transformasi guna menghadirkan pengalaman layanan yang semakin baik bagi masyarakat,” demikian disampaikan Ali.
Kece People, di balik ramainya pelabuhan, ada kerja keras yang mungkin jarang terlihat—tapi dampaknya nyata.
Karena pada akhirnya, perjalanan terbaik… adalah yang membawa kita pulang dengan selamat.






