- Advertisement -spot_img
25 C
Banjarbaru
BerandaBanjarbaruKece People, Ini 5 Ciri Malam Lailatul Qadar yang Disebut dalam Hadis

Kece People, Ini 5 Ciri Malam Lailatul Qadar yang Disebut dalam Hadis

- Advertisement -spot_img

Kece People, memasuki 10 malam terakhir Ramadan, suasana ibadah biasanya terasa berbeda. Masjid makin ramai, doa makin panjang, dan hati terasa lebih khusyuk. Banyak orang berharap bisa bertemu dengan malam Lailatul Qadar atau biasa disebut malam seribu bulan, malam paling istimewa dalam Islam.

Malam itu bukan malam biasa. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan. Artinya, satu malam ibadah bisa bernilai seperti beribadah lebih dari 83 tahun. Mantap, lah!

Karena kemuliaannya itu, banyak umat Islam berusaha mencari tanda-tandanya, terutama di malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Rasulullah Menyuruh Umatnya Mencari di Malam Ganjil

Rasulullah SAW tidak pernah menyebut tanggal pasti datangnya malam Lailatul Qadar. Namun beliau memberikan petunjuk agar umat Islam mencarinya pada malam tertentu.

“Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadis ini kemudian menjadi dasar bagi banyak umat Muslim untuk memperbanyak ibadah pada malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.

1. Malam Terasa Sangat Tenang

Kece People, banyak ulama menyebut salah satu tanda Lailatul Qadar adalah suasana malam yang terasa damai dan tenang. Tidak ada rasa gerah, tidak juga dingin yang menusuk.

Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Abdul Muiz Ali, menjelaskan bahwa suasana malam tersebut terasa berbeda.

Klik Juga  Ngabuburit di Jantung Kota, Jadi Magnet Ramadan Banjarbaru

“Ada tanda-tandanya. Salah satunya, tidak dalam keadaan hujan. Tidak dalam keadaan hujan, dan ia merasakan tenang untuk ibadah itu. Tidak hujan dan tidak panas,” ujar Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, KH. Abdul Muiz Al menukil dari MUI Digital, 17 Maret 2025.

2. Udara Sejuk, Tidak Panas dan Tidak Dingin

Klik Juga  9 Videotron Banjarbaru Bikin Pengajian 5 Rajab 2025 Makin Nyaman, Jamaah Auto Tenang!

Ciri lain yang sering disebut dalam berbagai riwayat adalah suhu malam yang terasa sejuk.

Bukan panas seperti biasanya, tapi juga bukan dingin yang menusuk. Banyak orang yang merasakan malam tersebut terasa sangat nyaman untuk beribadah lama.

3. Langit Terlihat Cerah

Beberapa riwayat juga menyebut bahwa langit pada malam Lailatul Qadar terlihat cerah dan damai.

Tidak ada badai atau cuaca ekstrem. Suasana terasa teduh, seakan-akan malam itu membawa ketenangan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

4. Matahari Terbit dengan Cahaya Lembut

Salah satu tanda yang sering disebut dalam hadis adalah kondisi matahari pada pagi harinya.

“Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya mataharinya terbit berwarna putih tanpa sinar yang menyorot.” (HR Muslim No. 762)

Artinya, ketika matahari terbit, cahayanya tampak lembut dan tidak menyilaukan seperti biasanya.

5. Malaikat Turun Membawa Rahmat

Dalam Al-Qur’an juga disebutkan bahwa pada malam Lailatul Qadar, para malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan.

Hal ini disebutkan dalam Surah Al-Qadr ayat 4 yang menjelaskan bahwa malam tersebut dipenuhi kedamaian hingga terbit fajar.

Karena itu, banyak ulama mengatakan malam tersebut terasa begitu penuh ketenangan spiritual.

Lailatul Qadar Tidak Bisa Dipastikan Tanggalnya

Klik Juga  Reshuffle Besar Banjarbaru Jilid Dua: Politik Sunyi Penentu Arah Kota

Para ulama sepakat bahwa waktu pasti Lailatul Qadar memang dirahasiakan oleh Allah SWT.

Tujuannya agar umat Islam terus beribadah sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadan, bukan hanya menunggu satu malam tertentu saja.

Kece People, Jangan Sampai Terlewat

Nah Kece People, kalau sudah masuk sepuluh malam terakhir Ramadan, jangan sampai ibadahnya malah kendor.

Justru di fase inilah umat Muslim biasanya memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Siapa tahu, di antara malam-malam itu, kita sedang berada di malam seribu bulan yang penuh berkah.

Klik Juga  Diam-Diam Bukit Merangkul Berbuah! Jagung Banjarbaru Tembus 7 Ton

Bahasa urang Banjar bilang, “jangan sampai lewat haja, sayang banar mun kada dimanfaatakan.”

(red)

Facebook Comments Box

Update Berita Banjarbaru gak musti ribet dong? Yuk Kece People, gabung ke channel WhatsApp Banjarbaru Kece untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan. untuk mendapatkan informasi kece yang simpel, bermanfaat dan menyenangkan.

Banjarbaru Kece - Keren dan Cerdas

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img
Facebook Comments Box