- Advertisement -spot_img
34.4 C
Banjarbaru
BerandaBanjarbaruKesehatan BanjarbaruJangan Anggap Remeh Prediabetes, Risiko Penyakit Kronis Mengintai Diam-Diam

Jangan Anggap Remeh Prediabetes, Risiko Penyakit Kronis Mengintai Diam-Diam

- Advertisement -spot_img

Kece People, banyak orang mengira diabetes tipe 2 datang begitu saja. Namun sebelum diabetes tipe 2 terjadi, tubuh umumnya lebih dulu memasuki fase yang dikenal sebagai prediabetes. Pada tahap ini, kadar gula darah sudah mulai meningkat, tetapi sering kali tidak disadari karena penderitanya masih merasa sehat dan belum merasakan gejala yang berarti.

Prediabetes merupakan kondisi ketika kadar gula darah sudah berada di atas angka normal, tetapi belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes tipe 2. Meski terdengar ringan, kondisi ini bukan sesuatu yang bisa dianggap sepele. Jika dibiarkan tanpa penanganan, prediabetes dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2 yang berpotensi memicu berbagai komplikasi kesehatan.

Yang lebih mengkhawatirkan, risiko yang mengintai tidak hanya diabetes. Orang dengan prediabetes juga memiliki kemungkinan lebih besar mengalami penyakit jantung, stroke, hingga berbagai penyakit kronis lainnya yang dapat menurunkan kualitas hidup dalam jangka panjang.

Sejumlah faktor diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami prediabetes. Mulai dari kelebihan berat badan atau obesitas, usia di atas 45 tahun, memiliki riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2, pernah mengalami diabetes gestasional saat hamil, hingga riwayat melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari empat kilogram.

Nah, Kece People, kabar baiknya adalah kondisi ini sebenarnya masih bisa dikendalikan. Selama ini dokter sering merekomendasikan perubahan gaya hidup seperti menjaga pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, dan menurunkan berat badan untuk mencegah perkembangan penyakit. Jika upaya tersebut belum cukup efektif, dokter biasanya akan memberikan metformin, obat yang umum digunakan untuk membantu mengendalikan kadar gula darah.

Klik Juga  Mobil Listrik Nggak Otomatis Gratis Pajak Lagi? Ini Faktanya, Kece People

Namun sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA menghadirkan temuan menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup ternyata lebih efektif dibandingkan penggunaan metformin maupun plasebo dalam mencegah multimorbiditas pada orang dewasa dengan prediabetes.

Klik Juga  Dari Iseng Jadi Cuan! Kopi Nipah Ini Bikin Warga Ini Viral

Multimorbiditas sendiri merupakan kondisi ketika seseorang mengalami dua atau lebih penyakit kronis secara bersamaan. Kondisi ini sering menjadi tantangan besar bagi kelompok usia lanjut karena dapat memperburuk kesehatan secara keseluruhan dan meningkatkan kebutuhan perawatan medis.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa manfaat perubahan gaya hidup ternyata jauh melampaui sekadar menurunkan risiko diabetes. Dalam pemantauan jangka panjang yang berlangsung lebih dari dua dekade, intervensi gaya hidup terbukti membantu mengurangi kemungkinan munculnya berbagai penyakit kronis yang menyerang beragam sistem organ tubuh.

Thomas M. Holland, ilmuwan sekaligus asisten profesor di Departemen Penyakit Dalam RUSH Institute for Healthy Aging, Chicago, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, menilai hasil studi ini memiliki arti yang sangat besar bagi dunia kesehatan.

“Temuan ini sangat penting karena mengubah fokus dari sekadar mencegah satu penyakit menjadi upaya menjaga kesehatan jangka panjang di berbagai sistem organ tubuh. Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi gaya hidup tidak hanya mampu mengurangi risiko berkembangnya diabetes, tetapi juga menurunkan kemungkinan munculnya berbagai penyakit kronis selama lebih dari dua dekade masa pemantauan. Hal ini menjadi sangat bermakna mengingat semakin tingginya beban multimorbiditas pada populasi lanjut usia,” terangnya.

Bagi Kece People yang memiliki faktor risiko prediabetes, hasil penelitian ini menjadi pengingat bahwa langkah-langkah sederhana sering kali memberikan dampak yang luar biasa. Menurunkan berat badan, rutin berolahraga setidaknya 150 menit setiap minggu, serta menjaga pola makan yang sehat bukan hanya membantu mengendalikan gula darah, tetapi juga menjadi investasi kesehatan jangka panjang untuk menghindari berbagai penyakit kronis di masa depan.

Klik Juga  Vaksin dan Cek Kesehatan Anak Kini Satu Paket, Ini Alasannya

Jadi, sebelum tubuh memberikan peringatan yang lebih serius, mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai bergerak lebih aktif, mengatur pola makan, dan menjaga berat badan tetap ideal. Karena terkadang, perubahan kecil yang dilakukan hari ini bisa menjadi penyelamat kesehatan di masa mendatang.

Klik Juga  Mobil Listrik Nggak Otomatis Gratis Pajak Lagi? Ini Faktanya, Kece People

Red

Facebook Comments Box

Update Berita Banjarbaru gak musti ribet dong? Yuk Kece People, gabung ke channel WhatsApp Banjarbaru Kece untuk dapetin informasi terbaru dengan cara yang mudah dan menyenangkan. untuk mendapatkan informasi kece yang simpel, bermanfaat dan menyenangkan.

Banjarbaru Kece - Keren dan Cerdas

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img
Facebook Comments Box