Home Berita Hilal Terlihat, Kemenag Resmi Umumkan Idul Adha 2026

Hilal Terlihat, Kemenag Resmi Umumkan Idul Adha 2026

0
Pemerintah resmi menetapkan Idul Adha 2026. (FOTO: Layar tangkap Youtube Kemenag RI)

Kece People, penantian soal kapan jatuhnya Hari Raya Idul Adha 2026 akhirnya terjawab sudah.

Suasana penetapan awal Zulhijah tahun ini terasa cukup hangat. Banyak masyarakat sejak beberapa hari terakhir mulai menunggu kepastian jadwal Lebaran Haji, apalagi momen Idul Adha selalu identik dengan ibadah kurban, kumpul keluarga, hingga persiapan keberangkatan haji di Tanah Suci.

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akhirnya resmi menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha atau 10 Zulhijah ditetapkan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar usai pelaksanaan Sidang Isbat di Jakarta pada Minggu malam.

“Berdasarkan hasil hisab dan laporan hilal, disepakati 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026, dengan demikian hari raya Idul Adha jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menyampaikan hasil Sidang Isbat di Jakarta, Minggu.

Penetapan itu diperoleh setelah tim rukyatul hilal melakukan pemantauan di 88 titik berbeda di seluruh Indonesia. Dari hasil pengamatan, posisi hilal dinyatakan telah memenuhi kriteria yang ditetapkan Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura atau MABIMS.

Dalam ketentuan tersebut, awal bulan Hijriah baru dapat ditetapkan apabila tinggi hilal mencapai minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat.

Menurut Nasaruddin, keputusan itu tidak diambil secara sepihak. Seluruh hasil rukyatul hilal dibahas bersama para ulama, pakar astronomi, ahli ilmu falak, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga tokoh masyarakat dalam forum musyawarah Sidang Isbat.

Selain menggunakan metode rukyat atau pemantauan langsung hilal, pemerintah juga melakukan sinkronisasi dengan metode hisab yang dihitung secara astronomis dan matematis oleh Tim Rukyat Kemenag RI.

Menariknya, penetapan Idul Adha tahun ini juga sejalan dengan keputusan Muhammadiyah yang sebelumnya lebih dulu menetapkan tanggal Hari Raya Kurban menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal atau KHGT.

Muhammadiyah menetapkan 10 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Sementara Hari Arafah atau 9 Zulhijah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026.

Penetapan versi Muhammadiyah didasarkan pada sistem hisab astronomis global menggunakan Parameter Kalender Global (PKG). Sistem ini dirancang agar penentuan awal bulan Hijriah bisa berlaku seragam bagi umat Islam di seluruh dunia.

Dalam konsep tersebut, penentuan awal bulan tidak lagi bergantung pada batas wilayah negara, melainkan berdasarkan prinsip keterlihatan hilal secara global.

Dengan penetapan resmi ini, umat Muslim di Indonesia kini mulai bersiap menyambut Idul Adha. Mulai dari persiapan ibadah kurban, pelaksanaan salat Id, hingga tradisi berkumpul bersama keluarga yang selalu menjadi momen hangat setiap tahunnya.

(red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version