Kece People, di sebuah sudut wilayah Cempaka, ada lahan yang dulunya nyaris terlupakan. Tanahnya dipenuhi semak belukar. Tak ada yang menanam, tak ada yang memanen. Lama-kelamaan orang hanya menyebutnya sebagai lahan tidur.
Namun kini pemandangan itu berubah.
Hamparan tanah seluas 1,5 hektare tersebut mulai menghijau. Barisan tanaman jagung berdiri rapi. Tanah yang dulu terbengkalai kini perlahan berubah menjadi ladang produktif.
Perubahan ini bermula dari inisiatif Polres Banjarbaru yang mencoba memanfaatkan lahan tak terkelola untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Kapolres Banjarbaru Pius X Febry Aceng Loda bahkan turun langsung melakukan penanaman perdana bersama pemerintah kecamatan serta kelompok tani.
Program ini juga merupakan tindak lanjut arahan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia agar jajaran kepolisian di daerah ikut berperan dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat.
Menurut Kapolres, gagasan memanfaatkan lahan ini muncul setelah mendengar langsung keluhan warga tentang tanah yang tidak pernah digarap.
“Kami mendengar keluhan masyarakat soal lahan yang tidak terkelola. Polsek Beruntung Baru kemudian bergerak merangkul warga untuk membersihkan dan mengolah lahan ini,” ungkap AKBP Pius.
Yang menarik, program ini tidak berhenti pada penanaman jagung saja. Kepolisian juga menggandeng dinas pertanian untuk memberikan pendampingan kepada para petani agar pengelolaan lahan berjalan optimal.
Harapannya, produktivitas jagung bisa meningkat signifikan.
Jika sebelumnya lahan tersebut hanya mampu menghasilkan sekitar 3 hingga 4 ton jagung, kini target panen yang dicanangkan bisa mencapai 7 ton per hektare dengan perawatan yang lebih maksimal.
Camat Cempaka Hendrawan Maulana pun melihat kolaborasi ini sebagai peluang besar bagi masyarakat.
Menurutnya, pemanfaatan lahan tidur bukan hanya soal produksi pangan, tetapi juga berkaitan dengan kesejahteraan warga sekitar.
“Kolaborasi ini bukan hanya soal menanam jagung, tapi soal meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Hendrawan optimis.
Kece People, kisah dari Cempaka ini mungkin terlihat sederhana. Hanya soal menanam jagung di tanah kosong.
Namun di balik itu ada pesan besar: ketika lahan yang terlupakan digarap bersama, ia bisa berubah menjadi sumber harapan baru bagi masyarakat.




