Kece People, Banjarbaru itu unik. Saat sore biasa, kota ini terasa tenang. Tapi begitu Ramadan datang, denyutnya berubah. Langit mulai jingga, suara pedagang terdengar bersahutan, dan warga pelan-pelan mengarah ke satu titik yang sama-pusat kota.
Kalau kamu tanya, “Ngabuburit paling seru di Banjarbaru di mana?”
Jawabannya hampir selalu sama: Lapangan Dr. Murdjani dan kawasan Taman Minggu Raya.
Dua ruang publik ini seperti panggung besar tempat Ramadan hidup dan bergerak.
Seperti halnya yang diungkapkan Erma saat berkunjung ke kawasan
“Disini asik dan tidak bosan,” akuinya.
Lapangan Dr. Murdjani: Dari Ruang Upacara Jadi Surga Takjil
Sore pukul 16.30 WITA.
Langit Banjarbaru mulai redup keemasan. Di sisi lapangan, satu per satu lapak kuliner dibuka. Bau gorengan hangat, kue basah khas Banjar, es buah warna-warni, hingga wadai tradisional bercampur jadi aroma yang sulit ditolak.
Di bulan Ramadan, Lapangan Dr. Murdjani menjelma jadi pusat Pasar Ramadan. Warga datang bukan cuma untuk beli takjil, tapi juga untuk merasakan suasana.
Anak-anak berlari kecil. Remaja sibuk foto sunset. Orang tua duduk santai sambil menunggu waktu berbuka.
Yang bikin tempat ini spesial bukan cuma makanannya — tapi rasa kebersamaannya.
Kenapa cocok buat ngabuburit?
- Lokasi di pusat kota, mudah diakses
- Banyak pilihan takjil & kuliner khas Banjar
- Area luas untuk jalan santai
- Suasana sore yang ramai tapi tetap nyaman
Kalau mau dapat spot parkir aman dan pilihan takjil lengkap, datang sekitar pukul 16.00–17.00 WITA. Setelah itu? Siap-siap padat merayap, Kece People.
Taman Minggu Raya dan Taman Kota Van der Pijl: Nongkrong Santai, Buka Puasa Tenang
Geser sedikit dari lapangan, kamu akan sampai di kawasan Taman Minggu Raya dan taman kota di sekitarnya.
Di sini suasananya beda.
Lebih santai. Lebih teduh. Lebih cocok buat yang ingin ngobrol panjang sebelum azan Magrib berkumandang.
Bangku taman mulai terisi. Ada yang bawa tikar kecil. Ada yang beli takjil dari lapangan lalu pindah ke taman buat buka bareng.
Lampu taman mulai menyala pelan-pelan. Anak muda duduk. Ada yang sekadar update story: “Ngabuburit dulu gaes”
Di Ramadan, kawasan ini seperti ruang keluarga besar warga Banjarbaru.
Kenapa cocok buat ngabuburit?
- Area hijau dan nyaman
- Banyak tempat duduk
- Cocok buat buka puasa bareng komunitas
- Dekat dengan pusat kuliner Lapangan Murdjani
Kalau kamu tipe yang lebih suka suasana chill daripada desak-desakan lapak, taman ini pilihan aman.
Dua Spot, Satu Rasa: Ramadan yang Hidup
Lapangan Murdjani itu ramai, penuh warna, penuh rasa.
Taman Minggu Raya itu tenang, hangat, penuh cerita.
Dua-duanya menunjukkan satu hal: Banjarbaru punya ruang publik yang benar-benar hidup saat Ramadan.
Ngabuburit di sini bukan cuma tentang menunggu Magrib. Tapi tentang bertemu, berbagi, dan merayakan sore bersama.
Dan mungkin, itu yang bikin Ramadan di Banjarbaru terasa berbeda.




