Home Banjarbaru Takbiran Telah Tiba, Ini Persiapan Idul Adha yang Jangan Di-skip

Takbiran Telah Tiba, Ini Persiapan Idul Adha yang Jangan Di-skip

0

Kece People, suasana Idul Adha 2026 di Banjarbaru mulai terasa makin dekat. Sehari menjelang hari raya, masjid-masjid mulai bersiap, panitia kurban sibuk memastikan data pekurban, warga menata agenda salat Id, sementara pemeriksaan hewan kurban Banjarbaru dan kesehatan hewan kurban jadi perhatian penting sebelum malam takbiran bergema.

Tahun ini, Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah bertepatan dengan Rabu, 27 Mei 2026. Kepastian itu disampaikan pemerintah melalui Kementerian Agama RI setelah menetapkan awal Zulhijah 1447 H. “Pemerintah menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah bertepatan dengan 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026,” ujar Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar beberapa waktu lalu.

Bagi warga Banjarbaru, H-1 Idul Adha bukan sekadar soal menunggu hari libur. Ada ritme khas yang mulai terasa sejak sore: suara takbir yang bersiap menggema, keluarga yang mulai membahas rencana berangkat salat Id, sampai panitia kurban yang biasanya sudah mondar-mandir memastikan semuanya aman. Kada kawa asal siap, karena ibadah kurban perlu tertib, sehat, dan sesuai tuntunan.

Salah satu hal paling penting adalah memastikan hewan kurban benar-benar layak. Di Banjarbaru, pemeriksaan kesehatan hewan kurban sudah menjadi perhatian Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan. Pemeriksaan ini penting supaya masyarakat tidak hanya tenang secara ibadah, tetapi juga aman dari sisi kesehatan pangan.

“Seperti hewan sapi untuk kurban, syaratnya minimal berusia 2 tahun lebih 2 bulan yang ditandai dengan pergantian gigi susu ke gigi dewasa,” terang Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesmavet DKP3 Banjarbaru, drh. Ratna Kusdewanti dikutip dari Nusa Banua TV.

Kabar baiknya, pengendalian penyakit hewan juga disebut menunjukkan perkembangan positif. Seperti, kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK di Banjarbaru dilaporkan menurun. Ini menjadi sinyal penting bagi warga yang ingin berkurban tanpa rasa waswas berlebihan. Intinya, tetap teliti memilih hewan, tapi kada perlu panik.

Di sisi lain, persiapan sehari menjelang Idul Adha juga menyangkut tata cara ibadah. BAZNAS mengingatkan bahwa penyembelihan kurban memiliki waktu tertentu dan tidak boleh dilakukan sembarangan.

“Waktu penyembelihan dimulai setelah shalat Iduladha pada tanggal 10 Dzulhijjah hingga sebelum matahari terbenam pada tanggal 13 Dzulhijjah,” melansir dari laman BAZNAS RI.

Maknanya jelas, Kece People. Idul Adha bukan cuma tentang daging kurban yang dibagikan, tetapi juga tentang ketertiban, kepedulian, dan rasa saling menjaga. Panitia memastikan proses berjalan baik, warga memastikan niat tetap lurus, sementara pemerintah dan petugas kesehatan hewan memastikan kurban yang disembelih memenuhi syarat.

Malam sebelum Idul Adha selalu punya rasa yang khas. Ada haru, ada sibuk, ada bahagia, dan ada semangat berbagi. Dari rumah-rumah warga sampai halaman masjid, Banjarbaru pelan-pelan masuk ke suasana hari raya. Dan mungkin, di situlah indahnya Idul Adha: bukan hanya pada momen penyembelihan, tetapi pada kebersamaan yang tumbuh sebelum hari besar itu datang.

(red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version