Kece People, pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2025 di Desa Loksado, Kota Banjarbaru berhasil memborong dua penghargaan sekaligus. Mantap bah!
Penghargaan pertama datang dari kategori Terbaik I Pelayanan Ramah Anak (PRA) yang diraih Puskesmas Rawat Inap Cempaka. Penilaian ini bukan kaleng-kaleng, Kece People. Puskesmas tersebut dinilai mampu menghadirkan layanan kesehatan yang benar-benar berpihak pada anak — mulai dari fasilitas yang nyaman, tenaga profesional, hingga sistem pelayanan yang memperhatikan kebutuhan fisik, psikologis, dan sosial anak.
Prestasi kedua tak kalah membanggakan. Banjarbaru juga meraih Predikat Madya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025. Pengakuan ini jadi bukti bahwa pemerintah daerah serius membangun sistem perlindungan dan pemenuhan hak anak secara berkelanjutan.
Acara yang turut dihadiri 13 kepala daerah se-Kalimantan Selatan itu juga dirangkai dengan pengukuhan Ayah dan Bunda Forum Anak Daerah (FAD). Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, bersama Ketua TP PKK Riandy Hidayat, resmi dikukuhkan dalam momen tersebut.
Usai menerima penghargaan, Wali Kota Lisa menyampaikan rasa syukurnya.
“Semua kepala daerah se-provinsi Kalimantan Selatan juga sudah dikukuhkan menjadi ayah dan bunda Forum Anak Daerah dan Alhamdulillah Kota Banjarbaru mendapatkan terbaik I untuk Puskesmas Ramah Anak se-Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Tak berhenti di situ, Lisa juga memasang target lebih tinggi.
“Kami ingin kualitas pelayanan publik yang berpihak pada anak bisa terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi daerah lain,” tandasnya, di kutip dari pernyataan resmi.
Kece People, capaian ini bukan sekadar piala dan sertifikat. Ini tentang masa depan generasi Banua. Tentang komitmen nyata menghadirkan kota yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Banjarbaru sudah melangkah. Kini tinggal gaspol menuju level nasional. Siap makin membanggakan, bah!
