Home Banjarbaru Dari Kota Tenang ke Ibu Kota Kalsel, 5 Transformasi Banjarbaru

Dari Kota Tenang ke Ibu Kota Kalsel, 5 Transformasi Banjarbaru

0
Perubahan besar Banjarbaru dalam 5 tahun terakhir, dari pertumbuhan penduduk hingga status ibu kota Kalsel. (FOTO: Abe)

Kece People, coba ingat-ingat lagi tahun 2020.

Saat itu Banjarbaru masih terasa lebih santai. Lalu datang pandemi. Lalu datang perubahan besar. Dan puncaknya? Tahun 2022, Banjarbaru resmi naik pangkat jadi ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan.

Lima tahun berlalu. Jelas kota ini tidak lagi sama.

1. Status: Dari Kota Penyangga Jadi Ibu Kota Provinsi

Sejak 2022, Banjarbaru resmi menyandang status ibu kota Kalimantan Selatan.

Perubahan ini bukan simbolis saja. Aktivitas pemerintahan provinsi terpusat di sini. Mobilitas ASN meningkat. Layanan publik makin padat.

Efeknya? Ekonomi bergerak.

2. Jumlah Penduduk Terus Bertambah

Menurut Badan Pusat Statistik dalam rilisannya Banjarbaru Dalam Angka 2025.

“Jumlah penduduk Kota Banjarbaru tahun 2024 adalah 285.546 jiwa.”

oleh karenanya saat ini Banjarbaru makin dilirik sebagai tempat tinggal dan pusat aktivitas baru.

3. Perumahan dan Kawasan Hunian Bertumbuh Cepat

Dalam lima tahun terakhir, pembangunan perumahan meningkat signifikan. Kawasan baru terus muncul.

Supply mengikuti demand. Ketika penduduk naik dan status kota naik, kebutuhan hunian otomatis melonjak, kira-kira begitu.

4. Ekonomi Jasa dan UMKM Melejit

Kafe, kuliner, laundry, kos-kosan, coworking space, jasa kreatif — makin menjamur.

Generasi muda Banjarbaru mulai ambil peran. Banyak UMKM digital bermunculan. Media sosial jadi etalase baru.

Ekonomi bukan lagi cuma pasar tradisional, tapi juga marketplace dan TikTok Shop.

5. Mobilitas dan Dinamika Kota Meningkat

Kece People pasti sadar. Jam sibuk makin terasa.

Jalanan lebih ramai dibanding lima tahun lalu. Aktivitas publik meningkat. Event dan kegiatan komunitas makin sering digelar.

Banjarbaru kini bukan kota yang “sepi-sepi saja.”

Ia sedang tumbuh. Namun perlu ingat setiap pertumbuhan kota ada dua sisi yang musti diingat bahwa ada peluang ekonomi dan tantangan tata kota.

Pertanyaannya tinggal satu, Kece People, apakah kita siap tumbuh dengan perencanaan yang matang?

Karena kota yang benar-benar kece bukan cuma yang berkembang cepat, tapi yang berkembang dengan arah.

Dan lima tahun terakhir membuktikan satu hal, Banjarbaru tak lagi berjalan. Ia sedang berlari.

Bagaimana menurut Kece People?

(red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version