Home Banjarbaru Banjarbaru Tancap Gas! Garap Kota Lebih Ramah Anak

Banjarbaru Tancap Gas! Garap Kota Lebih Ramah Anak

0
Banjarbaru tancap gas garap kota lebih ramah anak lewat rapat Gugus Tugas KLA 2026 untuk memperkuat komitmen menuju predikat Kota Layak Anak lebih tinggi. (red)

Kece People, Pemerintah Kota Banjarbaru menunjukkan keseriusannya membangun kota yang ramah untuk anak-anak. Langkah itu terlihat dari digelarnya Rapat Temu Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026.

Suasana rapat bukan sekadar kumpul formal ala birokrasi. Lebih dari itu, forum ini jadi momen strategis untuk menyatukan langkah berbagai pihak agar Banjarbaru makin mantap menjadi kota yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak.

Agenda ini digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Kota Banjarbaru sebagai bagian dari evaluasi mandiri KLA tahun 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Rapat ini menjadi wadah penting bagi berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari perangkat daerah, lembaga vertikal, dunia usaha hingga organisasi masyarakat duduk bersama merumuskan langkah strategis demi satu tujuan: Banjarbaru makin layak bagi tumbuh kembang anak.

Di forum itu pula, evaluasi sekaligus penyusunan strategi dilakukan. Semua peserta diajak menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar proses penilaian KLA tahun 2026 berjalan maksimal.

Dalam sambutannya, Kemas menegaskan bahwa pembangunan berbasis anak merupakan indikator penting bagi kemajuan sebuah daerah.

“Mewujudkan kota layak anak merupakan langkah penting sebagai tolak ukur komitmen suatu daerah dalam sistem pembangunan yang berbasis anak. Upaya dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah,” ucapnya di Aula Gawi Sabarataan pada Kamis (05/03/2026)..

Ia juga mengingatkan perjalanan Banjarbaru dalam meraih predikat Kota Layak Anak tidaklah instan.

“Setelah itu, tahun 2019 sampai 2025 naik peringkat menjadi kategori Madya. Dan untuk tahun ini Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI telah menginformasikan bahwa pelaksanaan evaluasi mandiri kota layak anak telah dimulai pada tanggal 18 Februari sampai dengan 30 April 2026,” katanya.

Artinya, peluang Banjarbaru untuk naik level masih terbuka lebar, asal semua pihak bisa bergerak kompak. Ibarat orang Banjar bilang, asal sama-sama kayuh, perahu pasti sampai jua ke seberang.

Tak hanya itu, seluruh instansi yang tergabung dalam tim gugus tugas juga diminta segera merampungkan pengumpulan data pendukung.

“Semoga data-data tersebut dapat meningkatkan peringkat Kota Banjarbaru sebagai Kota Layak Anak menjadi Kategori Nindya maupun Utama,” harapnya.

(red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version