Kece People, saat weekend tiba — meja makan rasanya belum lengkap kalau belum ada wadai.
Sabtu dan Minggu itu bukan cuma soal nongkrong atau rebahan. Tapi juga momen berburu wadai yang legit, harum, dan bikin hati hangat. Nah, ini dia 5 wadai Banjar yang paling dicari saat weekend di Banjarbaru.
1. Bingka
Si manis legit yang tak pernah gagal bikin rindu.
Teksturnya lembut, aroma santannya kuat, bagian atasnya sedikit kecokelatan. Paling mantap dimakan hangat.
Mau varian kentang, pandan, atau original? Semua laris, Kece People. Bingka ini memang ikon yang kada pernah salah.
2. Amparan Tatak
Kalau yang satu ini, sudah level nostalgia.
Lapisan tepung dan pisang yang manis berpadu santan bikin rasa gurih-manisnya seimbang.
Banyak yang bilang, “Kalau belum ada amparan tatak, rasanya belum weekend banar.”
3. Ipau
Nah ini dia yang sering cepat habis.
Ipau dengan lapisan daging cincang berbumbu di antara adonan tipis, lalu dikukus hingga padat dan harum.
Rasanya gurih, teksturnya lembut, dan cocok jadi teman minum teh sore. Nomor tiga ini memang sering bikin orang datang lebih pagi supaya tidak kehabisan.
4. Putu Mayang
Warnanya cantik, rasanya manis segar.
Disiram kuah santan gula merah yang legit, putu mayang selalu jadi incaran saat cuaca lagi sejuk-sejuknya.
Makan satu rasanya kurang, tambah satu lagi baru puas.
5. Lapis Legit Banjar
Beda dengan versi modern, lapis legit Banjar punya ciri khas tekstur kenyal lembut dan warna berlapis yang menggoda.
Biasanya jadi oleh-oleh atau sajian keluarga saat kumpul weekend.
Kece People, yang menarik dari wadai Banjar ini bukan cuma soal rasa. Tapi soal cerita. Tentang ibu-ibu yang bangun sebelum subuh, tentang pasar pagi yang mulai ramai sejak matahari belum tinggi, tentang tradisi yang tetap hidup di tengah gempuran dessert kekinian.
Weekend di Banjarbaru memang terasa lebih hangat dengan wadai di meja.
Karena sejatinya, wadai Banjar bukan sekadar jajanan — ia adalah rasa rindu yang bisa dimakan.
