Home Banjarbaru Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Apa yang Akan Dikerjakan Lebih Dulu?

Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Apa yang Akan Dikerjakan Lebih Dulu?

0
Suyudi Ario Seto resmi menjadi Kapolri. (Foto: BPMI Setpres/Kris)

Kece People, jabatan baru biasanya datang bersama daftar pekerjaan yang tidak sedikit. Begitu pula dengan Suyudi Ario Seto, yang resmi menjabat Kapolri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Dalam pelantikan yang sama, Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri. Pelantikan keduanya berdasarkan Keppres Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan 97/POLRI Tahun 2026.

Setelah mengucapkan sumpah jabatan, Suyudi langsung berbicara mengenai sejumlah agenda yang akan menjadi perhatian pada awal kepemimpinannya.

Konsolidasi Jadi Langkah Pertama

Suyudi mengatakan konsolidasi internal akan menjadi langkah awal, termasuk mengevaluasi program yang telah berjalan pada kepemimpinan sebelumnya.

Program yang dinilai masih baik akan diteruskan, sementara hal-hal yang membutuhkan pembenahan akan dievaluasi.

“Kami akan melihat hal-hal yang mungkin masih bisa ditindaklanjuti dan masih cukup baik kita akan lanjutkan dan yang masih perlu diperbaiki kita akan perbaiki,” ujar Kapolri.

Pelayanan Publik dan Kedekatan dengan Warga

Selain konsolidasi, pelayanan publik dan penegakan hukum yang adil menjadi bagian dari arah kerja yang disampaikan Suyudi.

“Tentunya kita akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik. Kemudian juga penegakan hukum yang adil dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami yaitu polisi bersama masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Suyudi, polisi harus hadir di tengah masyarakat dan mampu merespons persoalan keamanan serta ketertiban dengan cepat.

“Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka kamtibmas,” lanjutnya.

Narkotika, Penyelundupan hingga Judi Online

Suyudi juga menyebut akan melakukan pemetaan terhadap berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan prioritas.

“Kita akan mencoba belanja masalah dan juga akan melakukan langkah-langkah yang kami anggap penting, menjadi prioritas kami tentunya dalam kerangka hankamtibmas,” ucapnya.

Narkotika, penyelundupan dan judi daring menjadi sejumlah persoalan yang disebutnya mendapat perhatian.

“Yang pasti Bapak Presiden selalu mengingatkan pada kami semua, terutama dalam berbagai kegiatan seperti juga kemarin pada saat rapat bersama, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat,” ujar Kapolri Suyudi.

Dari BNN ke Pucuk Pimpinan Polri

Suyudi lahir di Jakarta, 14 Juli 1973, dan merupakan lulusan Akpol 1994. Sebelum menjadi Kapolri, ia menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional sejak 25 Agustus 2025.

Setelah dilantik, pangkatnya naik satu tingkat menjadi Jenderal Polisi. Ia menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sementara Wahyu Hadiningrat, lulusan Akpol 1992, sebelumnya menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran.

Kini keduanya berada di pucuk pimpinan Polri. Dan dari pernyataan pertama Suyudi setelah dilantik, arah awal kepemimpinannya mulai terlihat konsolidasi internal, pelayanan publik, penegakan hukum, kedekatan dengan masyarakat, serta penanganan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat.

(red)

Facebook Comments Box
Exit mobile version